Mengetahui Jenis Essential Oil Toxic

Tahukah kamu jika ada beberapa varian essential oil toxic?

Ada banyak essential oil yang tersedia di dunia, tapi tidak banyak yang mengetahui varian apa aja sih sebenarnya yang tersedia?

Essential oil memang memberikan banyak manfaat untuk kesehatan yang berasal dari inti tanaman, entah itu berasal dari bunga, batang, daun, akar, batang, akar dan sebagainya.

Tapi perlu untuk diketahui kalau memang ada beberapa essential oil yang beracun.

Beberapa varian berikut memang jarang didengar, namun bukan berarti kita tidak mempelajari hal tersebut kalau ternyata kalau salah penggunaan, malah jadi toxic lho, seperti:

– Pennyroyal Oil
Minyak yang dihasilkan dari tanaman yang punya nama ilmiah Mentha pulegium ini mengandung yang namanya pulegone, yang di jaman dulu dipakai untuk melakukan aborsi.

Pennyroyal mint ini memang memiliki manfaat baik untuk mencegah infeksi, membantu menyembuhkan arthritis, melancarkan pencernaan, tapi penggunaannya benar-benar harus sangat hati-hati.

Dosis yang dipakai hanya sedikit, dan harus dicampur dengan varian EO lain dan tentunya carrier oil.
Ibu hamil dilarang menggunakan varian ini, tidak bisa dipakai dengan metode inhalasi karena bisa merusak paru-paru dan tidak boleh langsung digunakan di kulit.

– Wintergreen Oil
Dalam bahasa Indonesia, wintergreen oil ini adalah gandapura. Jadi tanaman ini lebih terkenal di Amerika sana dengan nama wintergreen yang tanamannya selalu green saat bersalju.

Species Gaultheria ini memiliki komponen utama metilsalisilat yang sudah terkenal khasiatnya di bidang farmasi, pewangi dan makanan-minuman.

Minyak ini memang baik untuk membantu mengatasi rematik, radang sendi, asam urat dan membantu sistem saluran kemih.

Tapi hati-hati akan metilsalisilat yang terkandung di dalamnya karena bisa menyebabkan mual, hiperventilasi, tinnitus, bahkan sampai kejang.

Penggunaan minyak ini dilarang untuk anak-anak dan ibu hamil, tidak boleh langsung dioleskan ke kulit, apalagi diminum.

– Kamfer Oil
Minyak ini disuling yang berasal dari kulit kayu dan kayu pohon Cinnanonum camphora.

Biasanya camphor dibuat dari minyak terpentin kemudian diolah menjadi krim, balsam, atau losion. Camphor mengandung zat relaksan dan antispasmodik yang bisa menenangkan otot yang lagi meradang nih.

Kamfer ini baik untuk mengatasi gigitan serangga, meredakan nyeri, meredakan kram dan mempercepat penyembuhan infeksi. Tapi tetap saja, kalau dipakai sembarang malah jadi racun.

Tidak boleh digunakan pada kulit pecah-pecah, kulit terluka, pada anak-anak dan ibu hamil & menyusui.

Baca juga Hindari Kesalahan Menggunakan Essential Oil

– Parsley Seed Oil
Tanaman herba yang sering dipakai sebagai garnish atau bumbu masakan ini, bijinya bisa dijadikan essential oil yang memiliki beberapa manfaat seperti melancarkan pencernaan, rematik dan menyembuhkan lebam.

Tapi kalau penggunaannya salah, bisa jadi toxic, kalau dipakai minyaknya langsung ke kulit bisa iritasi.
Jangan anjurkan minyak ini pada ibu hamil.

– Thuja Oil
Nama lainnya adalah cemara kipas, minyak ini kalau dipakai dengan benar memiliki manfaat seperti membantu menyembuhkan bronkitis, sebagai obat infeksi bakteri kulit dan cold sore.

Bisa juga dipakai untuk merawat oesteoarthritis dan sebagai diuretik.

Wangi dari minyak ini agak manis, jadi bahaya kalau dikira sirup oleh anak-anak karena efeknya jika diminum malah bisa menyakitkan dada, kerongkongan yang terbakar bahkan koma. Dilarang juga digunakan oleh ibu hamil & menyusui.

Nah beberapa essential oil tadi itu memang bisa menjadi toxic atau berbahaya dan beracun, tentunya kalau dipakainya sembarangan.

Essential oil tetap banyak manfaatnya, tapi harus dipakai dengan carrier oil dan takaran minyaknya pun bisa lebih sedikit dibandingkan penggunaan varian lainnya.

Menghirup aromanya pun dianjurkan maksimal 30 menit agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pusing dan mual-mual karena wanginya yang kuat.

Rosevara memang belum atau kemungkinan tidak memiliki varian yang aku sebutkan tadi, tapi beberapa varian essential oil memang cukup kuat dan harus tetap dipakai berdasarkan anjuran dan takaran yang diinformasikan.

 

Artikel Lainnya